

Sesungguhnya seorang hamba yang bercakap sesuatu kalimah atau ayat tanpa mengetahui implikasi dan hukum percakapannya, maka kalimah itu boleh mencampakkannya di dalam Neraka sejauh antara timur dan barat( Riwayat Al-Bukhari)



Satu dari jutaan yang turut serta berpindah itu adalah Julian, Gubernur Ceuta yang putrinya Florinda telah dinodai Roderick, raja bangsa Gotik. Mereka memohon pada Musa bin Nusair, raja muda Islam di Afrika untuk memerdekakan negeri mereka dari penindasan raja yang zalim itu. Setelah mendapat persetujuan Khalifah, Musa melakukan pengintaian kepantai selatan Spanyol. Bulan Mei tahun 711 Masehi, Tariq bin Ziyad, daripada bangsa Barbar yang juga mantan pembantu Musa bin Nusair memimpin 12.000 anggota pasukan muslim menyeberangi selat antara Afrika dan daratan Eropa.
Setelah sampai kapal-kapal yang berisi tentera islam di Eropah, Tariq mengumpulkan mereka di atas sebuah bukit karang, yang dinamai Jabal Tariq (karang Tariq) yang sekarang terkenal dengan nama Jabraltar. Diatas bukit karang itu Tariq memerintahkan pembakaran kapal-kapal yang telah menyeberangkan mereka. arahan ini membuat tenteranya keheranan. “Kenapa Andalakukan ini?” tanya mereka. “Bagaimana kita kembali nanti?” tanya yang lain.
Namun Tariq tetap pada pendiriannya. Dengan gagah berani ia berseru,”Kita datang ke sini tidak untuk kembali. Kita hanya punya 2 pilihan,menakluk negeri ini dan menetap di sini, atau kita semua syahid di jalan Allah. Keberanian dan perkataannya yang luar biasa menggugah Iqbal, seorangpenyair Persia, untuk menggubahnya dalam sebuah syair berjudul”Piyam-i Mashriq”: “Tatkala Tariq membakar kapal-kapalnya di pantai Andalusia (Spanyol), Prajurit-prajurit mengatakan, tindakannya tidak bijaksana. Bagaimanabisa mereka kembali ke negeri Asal, dan perusakan peralatan adalahbertentangan dengan hukum Islam. Mendengar itu semua, Tariq menghunus pedangnya, dan menyatakan bahwa setiap negeri kepunyaan Allah adalah kampung halaman kita.”
Kata-kata Tariq itu menaikan semangat prajuritmuslim yang dipimpinnya. Bala tentara muslim yang berjumlah 12.000 orang maju melawan tentara Gotik yang berkekuatan 100.000 tentara. Pasukan Kristen jauh lebih unggul baik dalam jumlah maupun persenjataan. Namun semua itu tak mengecutkan hati pasukan muslim.
Tanggal 19 Juli tahun 711 Masehi, pasukan Islam dan Nasrani bertemu, keduanya berperang dekat muara sungai Barbate. Pada pertempuran ini, Tariq dan pasukannya berhasil melumpuhkan pasukan Gotik, hingga Raja Roderick tenggelam di sungai itu. Kemenangan Tariq yang luar biasa ini, menjatuhkan semangat orang-orang Spanyol dan semenjak itu mereka tidak berani lagi menghadapi tentara Islam secara terbuka.
Tariq membagi pasukannya menjadi empat kelompok, dan menyebarkan mereka ke Kordoba, Malaga, dan Granada. Sedangkan dia sendiri bersamapasukan utamanya menuju ke Toledo, ibukota Spanyol. Semua kota-kota itu menyerah tanpa perlawanan berarti. Kecepatan gerak dan kehebatanpasukan Tariq berhasil melumpuhkan orang-orang Gotik.
Rakyat Spanyol yang sekian lama tertekan akibat penjajahanbangsa Gotik, mengelu-elukan orang-orang Islam. Selain itu, perilaku Tariq dan orang-orang Islam begitu mulia sehinggamereka disayangi oleh bangsa-bangsa yang ditaklukkannya.
Salah satu pertempuran paling seru terjadi di Ecija, yang membawakemenangan bagi pasukan Tariq. Dalam pertempuran ini, Musa bin Nusair, atasannya, sang raja muda Islam di Afrika ikut bergabung dengannya.
seterusnya kedua jenderal itu bergerak maju terus dan dalam jangka waktu kurang dari 2 tahun seluruh dataran Spanyol jatuh ke tangan Islam. Portugis ditaklukkan pula beberapa tahun kemudian.
“Ini merupakan perjuangan utama yang terakhir dan paling sensasional bagi bangsa Arab itu,” tulis Phillip K.Hitti, “ wilayah Eropa yang paling luas yang belum pernah mereka peroleh dalam kekuasaan Islam. Kecepatan pelaksanaan dan kesempurnaan keberhasilan operasi ke Spanyol ini telah mendapat tempat yang unik di dalam sejarah peperangan abad pertengahan.”
Penaklukkan Spanyol oleh orang-orang Islam mendorong timbulnya revolusi sosial di mana kebebasan beragama benar-benar diakui. Ketidak toleranan dan penganiayaan yang biasa dilakukan orang-orang Kristen, digantikan oleh toleransi yang tinggi dan kebaikan hati yangluar biasa.
Keadilan ditegakkan tanpa pandang bulu, sehingga jika tentara Islam yang melakukan kekerasan akan dikenakan hukuman berat. Tidak ada harta benda atau tanah milik rakyat yang disita. Orang-orang Islam memperkenalkan sistem perpajakan yang sangat jitu yang dengan cepat membawa kemakmuran di semenanjung itu dan menjadikan negeri teladan di Barat. Orang-orang Kristen dibiarkan memiliki hakim sendiri untuk memutuskan perkara-perkara mereka. Semua komunitas mendapat kesempatan yang sama dalam pelayanan umum.
Pemerintahan Islam yang baik dan bijaksana ini membawa efek luar biasa. Orang-orang Kristen termasuk pendeta-pendetanya yang pada mulanya meninggalkan rumah mereka dalam keadaan ketakutan, kembali pulang dan menjalani hidup yang bahagia dan makmur. Seorang penulis Kristen terkenal menulis: “Muslim-muslim Arab itu memerintah kerajaan Kordova yang baik adalah sebuah keajaiban Abad Pertengahan, mereka mengenalkan obor pengetahuan dan peradaban, kecemerlangan dan keistimewaan kepada dunia Barat. Dan saat itu Eropah sedang dalam keadaan yang tidak menentu.”
seterusnya Tariq bermaksud untuk menakluk seluruh Eropah, tapi Allah menentukan lain. Saat merencanakan penyerbuan ke Eropah, datang panggilan dari Khalifah untuk pergi ke Damaskus. Dengan disiplin dan kepatuhan tinggi, Tariq memenuhi panggilan Khalifah dan berusaha tiba seawal mungkin di Damaskus. Tak lama kemudian, Tariq wafat di sana. panglima Islam berbangsa Barbar yang telah menakluk Spanyol iaitu sebuah wilayah Islam terbesar di Eropa selama lapan abad di bawah kekuasaan Islam telah memenuhi panggilan Rabbnya. Semoga Allah merahmatinya


a tu kita letakkan lah keikhlasan sebagai satu ramuan dan dengan nya insyaAllah Allah Ta'ala lebih mencintai dan lebih menilai dan seterusnya merahmati semua itu , amin...Selanjut nya suka saya menulis sebahagian dari sifat-sifat dan akhlak yang seharusnya ada untuk melahirkan pemimpin berdasar kan acuan Islam.
1) Pemimpin mestilah dari kalangan orang yang mengharapkan akhirat, ikhlas kepada Allah ,mempunyai hati yang sunyi daripada penyakit-penyakit hati seperti riya',ujub, tidak kasihkan jawatan, tidak gila kan pangkat serta jawatan dan sifat-sifat mazmumah yang lain.
2) Mempunyai akal yang waras dan sempurna,kebijaksanaan dan luas pemerhatian ,pemimpin tersebut bukan lah orang yang kerap lupa serta yang utamanya mereka hendaklah bijak dalam mengawal apa jua keadaan.ini disebabkan pemimpin tersebut akan bnyak mengalami keadaan yang berubah-ubah dengan situasi yang berbeza.
3) Mestilah bersifat dan akhlak lemah lembut , kasihan belas dan mudah berurusan.kebiasaanya orang yang bertanggugjawab akan terdedah atau diuji dengan pelbagai ragam manusia,oleh itu hendaklah mereka melapang untuk mereka semua dengan kelembutan dan berusaha untuk menarik mereka,dan janganlah sesekali bermusuhan dengan mereka.Firman Allah dalam Surah Ali-Imran : 159 , maksudnya ( oleh kerana rahmat dari Allah lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka ,sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar,tentulah mereka menjauhkan diri dari sekeliling mu.oleh itu maafkan lah mereka,mohonlah ampun bagi mereka dan bermusyuarah lah bagi mereka dalam urusan itu)

| PENDAHULUAN |
| KITAB IMAN |
| Bab Keterangan Tentang Iman, Islam Dan Ihsan. Wajib Beriman Kepada Ketentuan Dari Allah s.w.t. Tanda tanda Orang Yang Tidak Beriman Dengan Ketentuan Allah Dan Memesongkan Kebenaran |
| Bab Sembahyang Merupakan Salah Satu Dari Rukun Islam |
| Bab Pertanyaan Mengenai Rukun Islam |
| Bab Iman Penyebab Utama Masuk Syurga Dan Orang Yang Mematuhi Apa Yang Diperintahkan Akan Memasuki Syurga |
| Bab Rukun rukun Islam Dan Tuntutannya Yang Agung |
| Bab Perintah Supaya Beriman Kepada Allah s.w.t Dan Rasul Nya s.a.w. Hukum hukum Agama Serta Seruan Kepadanya. Menuntut Ilmu, Memelihara Dan Menyampaikannya Kepada Orang Yang Tidak Sampai Seruan |
| Bab Menyeru Kepada Dua Kalimah Syahadat Dan Syariat syariat Islam |
| Bab Dalil Bagi Mereka Yang Mati Dalam Keadaan Tetap Mentauhidkan Allah s.w.t, Pasti Akan Dimasukkan Ke Syurga |
| Bab Keterangan Terhadap Pembahagian Iman, Yang Paling Tinggi Dan Paling Rendah Kedudukannya. Kelebihan Malu. Malu Merupakan Sebahagian Daripada Iman |
| Bab Kelebihan Islam dan Yang Manakah Urusan Yang Paling Utama |
| Bab Sifat sifat Mereka Yang Mempunyai Kemanisan Iman |
| Bab Wajib Mencintai Rasulullah s.a.w Lebih Daripada Keluarga, Anak anak, Orang orang Tua Dan Seluruh Manusia. Seseorang Itu Tidak Mempunyai Keimanan Jika Tidak Memiliki Kecintaan Ini |
| Bab Tanda Orang Yang Mempunyai Sifat sifat Keimanan Ialah Seseorang Yang Suka Membuat Kebaikan Terhadap Saudaranya Yang Muslim, Sebagaimana Dia Suka Membuat Kebaikan Terhadap Dirinya |
| Bab Dorongan Supaya Memuliakan Jiran Tetangga Dan Para Tetamu. Digalakkan Berdiam Diri Kecuali Untuk Melakukan Kebaikan. Semua Itu Merupakan Sebahagian Dari Iman |
| Bab Melarang Kemungkaran Itu Sebahagian Dari Iman. Iman Akan Bertambah Dan Berkurang. Menyuruh Berbuat Baik Dan Melarang Dari Kemungkaran Kedua duanya Merupakan Suatu Kewajipan |
| Bab Kelebihan Golongan Yang Beriman Dan Keunggulan Penduduk Yaman |
| Bab Agama Adalah Nasihat |
| Bab Iman Berkurang Jika Melakukan Maksiat Dan Tidak Sempurna Iman Seseorang Yang Sentiasa Melakukan Maksiat |
| Bab Tabiat Orang Munafik |
| Bab Keadaan Iman Seseorang Yang Mengkafirkan Saudaranya Seislam |
| Bab Keadaan Iman Seorang Yang Tidak Mengakui Ayahnya Sedangkan Dia Mengetahuinya |
| Bab Keterangan Terhadap Sabda Nabi s.a.w: Mencaci, Memaki Orang orang Islam Adalah Fasiq Dan Memerangi Mereka Adalah Kafir |
| Bab Keterangan Makna Sabda Nabi s.a.w: Janganlah Kamu Kembali Menjadi Kafir Setelah Kewafatanku Dengan Memukul mukul Leher Antara Satu Sama Lain Di Kalangan Kamu |
| Bab Kekafiran Seorang Yang Menyatakan: Kita Dituruni Hujan Oleh Bintang tertentu |
| Bab Dalil Yang Menunjukkan Bahawa Mencintai Sahabat Ansar Sebahagian Dari Iman Serta Tanda tandanya Dan Sesiapa Membenci Mereka Merupakan Sebahagian Dari Tanda tanda Munafik |
| Bab Beriman Kepada Allah Taala Merupakan Amalan Yang Paling Utama |
| Bab Mensyirikkan Allah Merupakan Seburuk buruk Dosa Dan Keterangan Tentang Dosa dosa Yang Lain Selepasnya |
| Bab Dosa dosa Besar dan Yang Paling Besar |
| Bab Sesiapa Yang Mati Dalam Keadaan Tidak Mensyirikkan Allah, Akan Masuk Syurga Dan Sesiapa Yang Mati Dalam Keadaan Mensyirikkan Allah Akan Masuk Neraka |
| Bab Haram Membunuh Orang Kafir Yang Telah Mengucap Kalimah Syahadat Iaitu لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ |
| Bab Sabda Nabi s.a.w: Sesiapa Yang Menghunuskan Pedang Kepada Kami, Maka Dia Tidak Termasuk Dalam Golongan Kami |
| Bab Haram Menampar Pipi, Mengoyak Saku Baju Dan Berdoa Dengan Doa Orang Jahiliah |
| Bab Terlalu Berat Hukuman Haram Bagi Orang Yang Menabur Fitnah |
| Bab Pengharaman Perbuatan Khianat Dan Sesungguhnya Tidak Akan Masuk Syurga Kecuali Orang orang Yang Beriman |
| Bab Kebimbangan Orang Mukmin Terhadap Amalannya Akan Sia sia |
| Bab Adakah Amalan Pada Zaman Jahiliah Akan Dikenakan Hukuman? |
| Bab Islam Menghapuskan Apa Yang Ada Sebelum Islam, Begitu Juga Hijrah Dan Haji |
| Bab Hukum Amalan Orang Kafir, Setelah Memeluk Islam |
| Bab Kebenaran Dan Ketulusan Iman |
| Bab Allah Tidak Mengambil Kira Tentang Pembicaraan Hati Dan Lintasan Fikiran Untuk Melakukan Sesuatu Kejahatan, Selagi Tidak Melakukannya |
| Bab Apabila Seseorang Berniat Ingin Melakukan Kebaikan, Ia Akan Dicatat. Apabila Dia Berniat Ingin Melakukan Kejahatan, Ia Belum Lagi Dicatat |
| Bab Waswas Iaitu Curiga Yang Terdapat Dalam Iman dan Apa Yang Patut Dikata Oleh Mereka Yang Mengalaminya |
| Bab Ancaman Neraka Bagi Orang Yang Menyekat Hak Umat Islam Dengan Sumpah Palsu |
| Bab Balasan Neraka Kepada Pemerintah Yang Menipu Rakyatnya |
| Bab Diangkat Darjat Amanah dan Iman Dari Sebahagian Hati Serta Fitnah Merebak Di Dalam Hati |
| Bab Islam Bermula Dalam Keadaan Asing dan Akan Kembali Juga Dalam Keadaan Asing dan Ia Hanya Akan Didapati Di Masjid masjid |
| Bab Merahsiakan Iman Bagi Penakut |
| Bab Menenangkan Hati Orang Yang Bimbangkan Keimanannya Kerana Kelemahannya Serta Larangan Memastikan Keimanan Tanpa Dalil Yang Jelas |
| Bab Hati Akan Bertambah Tenang Dengan Adanya Dalil dalil |
| Bab Wajib Beriman Kepada Risalah Nabi Kita Muhammad s.a.w, Ditujukan Kepada Seluruh Umat Manusia Dan Agama agama Lain Terhapus Oleh Agama Islam Yang Dibawa Oleh Baginda |
| Bab Turunnya Nabi Isa Bin Mariam a.s Sebagai Hakim Dengan Menjalankan Syariat Nabi Muhammad s.a.w |
| Bab Zaman Iman Tidak Lagi Diterima |
| Bab Wahyu Mula Diturunkan Kepada Rasulullah s.a.w |
| Bab Israk Rasulullah s.a.w Ke Langit Dan Kewajipan Sembahyang |
| Bab Keterangan Tentang Al Masih Bin Mariam Dan Al Masih Dajal |
| Bab Firman Allah وَلَقَدْ رَآهُ نَزْلَةً أُخْرَى Yang bermaksud: Dan Sesungguhnya Muhammad Telah Melihatnya Lagi Pada Waktu Yang Lain Dan Adakah Nabi s.a.w Melihat Tuhannya Pada Malam Israk? |
| Bab Sabda Rasulullah s.a.w: Allah Tidak Tidur Dan Sabda Baginda: Hijab Nya Adalah Nur, Seandainya Dia Menyingkapkannya, Tentu Keagungan Zat Nya Akan Membakar Semua Makhluk Nya |
| Bab Dalil Orang orang Mukmin Dapat Melihat Tuhan Mereka Iaitu Allah s.w.t Di Akhirat |
| Bab Mengetahui Bentuk Penglihatan |
| Bab Ahli Neraka Yang Terakhir Keluar |
| Bab Ahli Syurga Yang Paling Rendah Kedudukannya Di Dalam Syurga |
| Bab Nabi s.a.w Menyimpan Doa Syafaat Untuk Umatnya |
| Bab Perbincangan Tentang Firman Allah: وَأَنْذِرْ عَشِيرَتَكَ الْأَقْرَبِينَ |
| Bab Syafaat Nabi s.a.w Kepada Abu Talib Dan Keringanan Dari Hukum Serta Azab Dengan Sebab Baginda |
| Bab Ahli Neraka Yang Paling Ringan Azabnya |
| Bab Mengadakan Persahabatan Iaitu Tolong Menolong Dan Saling Menyayangi Dengan Orang orang Mukmin Dan Memutuskan Perhubungan Dengan Selain Dari Mereka Serta Menjauhi Mereka Iaitu Selain Orang Mukmin |
| Bab Dalil Yang Menunjukkan Beberapa Golongan Orang Islam Akan Memasuki Syurga Tanpa Dihisab dan Diseksa |
| Bab Umat Ini Merupakan Separuh Ahli Syurga |
| Bab Rasulullah s.a.w Bersabda: Allah Berfirman Kepada Nabi Adam a.s: Keluarkanlah Ahli Neraka Dari Setiap Seribu Seramai Sembilan Ratus Sembilan Puluh Sembilan Orang |
| KITAB BERSUCI |
| Bab Wajib Bersuci Untuk Mendirikan Sembahyang |
| Bab Sifat Atau Cara cara Berwuduk dan Kesempurnaannya |
| Bab Kelebihan Berwuduk dan Sembahyang Sunat Selepasnya |
| Bab Cara Rasulullah s.a.w Berwuduk |
| Bab Mengganjilkan Bilangan Ketika Memasukkan Air Ke Dalam Hidung Dan Beristinjak Dengan Batu |
| Bab Wajib Membasuh Kedua Kaki Dengan Sempurna |
| Bab Sunat Melebihkan Had Basuhan Pada Muka, Tangan Dan Kaki Ketika Berwuduk |
| Bab Bersugi |
| Bab Ciri ciri Fitrah atau Sifat Semula Jadi Manusia |
| Bab Galakan Ketika Melakukan Amalan |
| Bab Larangan Beristinjak Dengan Tangan Kanan |
| Bab Menggunakan Tangan Kanan Semasa Bersuci Dan Sebagainya |
| Bab Beristinjak Dengan Menggunakan Air |
| Bab Menyapu Sepasang Khuf |
| Bab Hukum Jilatan Anjing |
| Bab Larangan Kencing Dalam Air Yang Tenang |
| Bab Wajib Membasuh Air Kencing Dan Najis najis Yang Lain Sekiranya Terdapat Di Dalam Masjid. Tanah Tetap Suci Bila Dibersihkan Dengan Air Dan Tidak Perlu Menggalinya |
| Bab Hukum Air Kencing Bayi Yang Masih Menyusu Dan Cara Membasuhnya |
| Bab Hukum Air Mani |
| Bab Kekotoran Darah Dan Cara Membasuhnya |
| Bab Dalil Yang Menunjukkan Air Kencing Adalah Najis Dan Wajib Membersihkan Diri Darinya |
| KITAB HAID |
| Bab Menggauli Wanita Haid Secara Berlapik |
| KITAB HAID |
| Bab Berbaring Bersama Wanita Haid Di Dalam Satu Selimut |
| Bab Menyatakan Harus Bagi Perempuan Haid Membasuh Kepala Suaminya, Menyikat Rambutnya Serta Suci Air Lebihan Mandinya, Berbaring Di Atas Pangkuan Isteri Serta Membaca Al Quran Dalam Keadaan Tersebut |
| Bab Mazi |
| Bab Membasuh Muka Dan Kedua Tangan Apabila Bangkit Dari Tidur |
| Bab Diharuskan Tidur Bagi Orang Yang Berhadas Serta Disunatkan Juga Berwuduk Dan Mencuci Kemaluannya Jika Ingin Makan, Minum, Tidur Atau Bersetubuh |
| Bab Diwajibkan Mandi Bagi Perempuan Apabila Keluar Mani |
| Bab Cara cara Mandi Hadas |
| Bab Sunat Menyiram Air Ke Atas Kepala Serta Tempat tempat Lain Sebanyak Tiga Kali |
| Bab Hukum Rambut Perempuan Yang Dijalin Iaitu Yang Diikat Ketika Mandi Hadas |
| Bab Sunat Menggunakan Kapas Yang Disapu Misk Iaitu Bauan Kasturi Pada Tempat Yang Keluar Darah Iaitu kemaluan Bagi Wanita Yang Haid Ketika Mandi |
| Bab Perempuan Berdarah Istihadhah Iaitu Diluar Waktu Haid, Mandi Dan Sembahyangnya |
| Bab Kewajipan Qadha Puasa Bagi Perempuan Haid Dan Tidak Wajib Mengqadha Sembahyang |
| Bab Orang Yang Mandi Menutupi Tubuhnya Dengan Pakaian Atau Seumpamanya |
| Bab Diharuskan Mandi Bertelanjang Di Tempat Yang Sunyi |
| Bab Galakan Menutup Aurat |
| Bab Sesungguhnya Diwajibkan Air Itu Hanya Kerana Air Iaitu Kewajipan Mandi Itu Kerana Keluar Mani |
| Bab Memansuhkan Hadis Yang Menyatakan Air Itu Hanyalah Kerana Air Dan Wajib Mandi Apabila Bertemu Dua Khitan Iaitu Dua Kemaluan |
| Bab Memansuhkan Hadis Yang Menyatakan Perlu Berwuduk Kerana Makan Makanan Yang Terkena Api |
| Bab Dalil Yang Menunjukkan Bahawa Sesiapa Yang Yakin Dirinya Telah Bersuci Kemudian Meragui Dirinya Berhadas, Dia Boleh Melakukan Sembahyang Dengan Wuduk Tersebut |
| Bab Sucinya Kulit Bangkai Yang Disamak |
| Bab Tayamum |
| Bab Dalil Yang Menunjukkan Bahawa Orang Islam Tidak Najis |
| Bab Doa Ketika Hendak Memasuki Tandas |
| Bab Dalil Menunjukkan Bahawa Tidur Dalam Keadaan Duduk Tidak Membatalkan Wuduk |
| KITAB SEMBAHYANG |
| Bab Kelebihan Bulan Ramadan |
| Bab Janganlah Berpuasa Sehari Atau Dua Hari Sebelum Tiba Puasa Ramadan |
| Bab Sebulan Mempunyai Dua Puluh Sembilan Hari |
| Bab Keterangan Terhadap Kenyataan Nabi s.a.w Tentang: Dua bulan Yang Terdapat Hari Raya, Tidak Mengurangkan Jumlahnya |
| Bab Kelebihan Bersahur Dan Menguatkan Bahawa Hukumnya Sunat serta Disunatkan Juga Melewatkan Sahur Dan Menyegerakan Berbuka |
| Bab Berakhirnya Waktu Berpuasa Dan Berlalunya Siang |
| Bab Larangan Menyambung Puasa Iaitu Tanpa Makan Dan Minum Pada Waktu Malam |
| Bab Hukum Bercumbu Tidak Haram Selagi Tidak Membangkitkan Nafsunya |
| Bab Tidak Batal Puasa Orang Yang Bangkit Dari Tidur Di Waktu Pagi Dalam Keadaan Berjunub |
| Bab Pahala Bagi Orang Yang Berbuka Sewaktu Musafir Apabila Dia Diminta Supaya Melakukan Suatu Pekerjaan |
| Bab Memilih Samada Berpuasa Atau Berbuka Sewaktu Musafir |
| Bab Disunatkan Berbuka Bagi Jemaah Haji Yang Berada Di Arafah Pada Hari Arafah |
| Bab Berpuasa Pada Hari Asyura |
| Bab Sesiapa Yang Makan Pada Waktu Siang Hari Asyura, Hendaklah Dia Berpuasa Pada Baki Harinya |
| Bab Larangan Berpuasa Pada Hari Raya Aidilfitri dan Aidiladha |
| Bab Makruh Berpuasa Jika Hanya Pada Hari Jumaat Sahaja |
| Bab Qadha Iaitu Mengganti Puasa Bulan Ramadan Di Dalam Bulan Syaaban |
| Bab Mengganti Puasa Orang Yang Telah Meninggal Dunia |
| Bab Menjaga Lidah Bagi Orang Yang Berpuasa |
| Bab Kelebihan Berpuasa |
| Bab Kelebihan Berpuasa Di Jalan Allah Bagi Orang Yang Mampu, Tanpa Ada Kemudaratan Dan Tidak Meninggalkan Haknya |
| Bab Makan, Minum Dan Bersetubuh Kerana Terlupa Tidak Membatalkan Puasa |
| Bab Puasa Nabi s.a.w Pada Bulan Lain Selain Dari Bulan Ramadan Dan Disunatkan Tidak Membiarkan Satu Bulan Pun Berlalu Tanpa Berpuasa |
| Bab Berpuasa Pada Pertengahan Bulan Syaaban |
| Bab Kelebihan Lailatulqadar, Galakan Untuk Mencarinya, Keterangan Mengenai Waktunya Dan Waktu waktu Yang Lebih Diharapkan Untuk Mendapatkannya |
| KITAB ZAKAT |
| KITAB ZAKAT |
| Bab Tidak Diwajibkan Zakat Bagi Setiap Muslim Terhadap Hamba Dan Kudanya |
| Bab Membayar Zakat Dan Halangan Mengeluarkannya |
| Bab Zakat Fitrah Ke Atas Orang Islam Dari Kurma Dan Gandum |
| Bab Perintah Mengeluarkan Zakat Fitrah Sebelum Sembahyang |
| Bab Dosa Orang Yang Enggan Mengeluarkan Zakat |
| Bab Beratnya Hukuman Orang Yang Enggan Mengeluarkan Zakat |
| Bab Tentang Orang Yang Melonggokkan Harta Dan Ancaman Keras Terhadapnya |
| Bab Galakan Supaya Membelanjakan Harta Dan Berita Gembira Kepada Orang Yang Membelanjakan Harta Serta Ganjarannya |
| Bab Memulai Memberi Nafkah Kepada Diri Sendiri, Kepada Keluarga Kemudian Kepada Kaum Kerabat |
| Bab Kelebihan Menafkah Serta Bersedekah Kepada Kaum Kerabat, Isteri, Anak anak dan Kedua Orang Tua Walaupun Mereka Orang orang Musyrik Iaitu Bukan Islam |
| Bab Sampainya Pahala Sedekah Untuk Orang Mati |
| Bab Menerangkan Bahawa Sedekah Mampu Diterapkan Dalam Setiap Amalan Kebaikan |
| Bab Tentang Orang Yang Berbelanja Dan Orang Yang Enggan Berbelanja |
| Bab Galakan Supaya Bersedekah Sebelum Tidak Ada Orang Yang Mahu Menerimanya |
| Bab Penerimaan Sedekah Dari Hasil Kerja Yang Baik Dan Penjagaannya |
| Bab Galakan Supaya Bersedekah Walaupun Hanya Dengan Sebelah Buah Kurma Atau Satu Perkataan Yang Baik Dan Ia Menjadi Pendinding Dari Azab Neraka |
| Bab Orang Yang Bersedekah Dari Hasil Upahnya Dan Larangan Keras Memperkecil kecilkan Orang Yang Bersedekah |
| Bab Kelebihan Memberi Pinjam Unta |
| Bab Perumpamaan Orang Yang Pemurah Dan Orang Yang Bakhil |
| Bab Orang Yang Bersedekah Tetap Diganjarkan Walaupun Sedekahnya Sampai Ke Tangan Orang Yang Tidak Berhak Menerimanya |
| Bab Orang Yang Mengumpulkan Sedekah Dan Amalan amalan Kebaikan |
| Bab Galakan Supaya Berbelanja Dan Tidak Digalakkan Mengungkit ungkitnya |
| Bab Galakan Supaya Bersedekah Walaupun Sedikit Dan Tidak Memperkecil kecilkan Pemberian Yang Sedikit |
| Bab Kelebihan Merahsiakan Sedekah |
| Bab Menerangkan Bahawa Sedekah Yang Paling Utama Ialah Sedekah Orang Yang Masih Sihat Dan Masih Disayangi |
| Bab Larangan Meminta minta |
| Bab Orang Miskin Yang Tidak Mendapati Kesenangan Dan Tidak Diketahui Mengenainya, Kemudian Dia Diberi Sedekah |
| Bab Makruh Atau Tidak Disukai Meminta minta Daripada Orang Ramai |
| Bab Dibolehkan Mengambil Atau Menerima Daripada Orang Yang Memberi Tanpa Meminta minta Dan Tidak Berlaku Tamak |
| Bab Makruh Tamak Kepada Harta Dunia |
| Bab Sekiranya Seorang Anak Adam Mempunyai Dua Lembah Harta, Tentu Dia Masih Menginginkan Yang Ketiga |
| Bab Kekayaan Bukanlah Kerana Memiliki Harta Yang Banyak |
| Bab Kebimbangan Mengenai Apa Yang Ada Pada Keindahan Dunia |
| Bab Kelebihan Menjaga Diri Dari Perkara perkara Yang Tidak Elok Iaitu Tidak Halal dan Kelebihan Sabar |
| Bab Kelebihan Berpada Dengan Apa Yang Ada Dan Sudi Menerima |
| Bab Memberi Kepada Orang Yang Meminta Dengan Kata kata Kesat Dan Kasar |
| Bab Memberikan Kepada Orang Yang Ingin Dijinakkan Hatinya Kepada Islam Dan Menyabarkan Orang Yang Teguh Imannya |
| Bab Golongan Khawarij Dan Sifat sifat Mereka |
| Bab Dorongan Supaya Membunuh Orang orang Khawarij |
| Bab Golongan Khawarij Adalah Makhluk Yang Terburuk |
| Bab Larangan Menerima Zakat Untuk Rasulullah s.a.w Dan Keluarga Baginda Iaitu Bani Hasyim Dan Bani Muttalib Tetapi Tidak Dilarang Kepada Orang Lain |
| Bab Penerimaan Nabi s.a.w Terhadap Hadiah Dan Penolakan Baginda Terhadap Sedekah |
| Bab Doa Kepada Orang Yang Datang Memberi Sedekah |
| KITAB PUASA |
| Bab Perkara Perkara Yang Diharuskan dan Dilarang Ketika Berihram Haji Atau Umrah Dan Keterangan Bahawa Haram Memakai Bau Bauan |
| KITAB HAJI |
| Bab Miqat Haji Dan Umrah |
| Bab Talbiah, Cara cara Serta Waktunya |
| Bab Penduduk Madinah Diperintahkan Berihram Bermula Dari Masjid Zul Hulaifah |
| Bab Menyapu Wangi wangian Ketika Memakai Ihram Bagi Orang Yang Ingin Berihram |
| Bab Memburu Binatang Buruan Ketika Berihram |
| Bab Harus Bagi Orang Yang Berihram Atau Tidak Berihram, Membunuh Haiwan Tertentu Samada Di Tanah Halal Ataupun Di Tanah Haram |
| Bab Harus Bagi Orang Yang Berihram Mencukur Rambut Jika Ada Penyakit Di Atas Kepalanya Atau Sakit Dan Diwajibkan Membayar Fidyah Serta Penjelasan Kadarnya |
| Bab Diharuskan Berbekam Bagi Orang Yang Berihram |
| Bab Harus Mandi Iaitu Membasuh Badan Dan Kepala Bagi Orang Yang Berihram |
| Bab Perkara Yang Harus Dilakukan Terhadap Orang Yang Berihram Jika Meninggal Dunia |
| Bab Harus Bagi Orang Yang Berihram Membuat Syarat Akan Bertahallul Jika Ada Keuzuran Seperti Sakit Atau Sebagainya |
| Bab Keterangan Cara cara Berihram, Harus Berhaji Ifrad, Tamattu' Dan Qiran Serta Harus Menyusuli Haji Selepas Umrah. Bilakah Waktu Tahalul Untuk Orang Yang Melakukan Haji Qiran |
| Bab Masalah Wuquf Dan Tentang Firman Allah Taala: ثُمَّ أَفِيضُوا مِنْ حَيْثُ أَفَاضَ النَّاسُ Yang bermaksud: Kemudian Bertolaklah Kamu Dari Tempat Bertolaknya Orang Ramai Iaitu Arafah |
| Bab Pembatalan Hukum Bertahallul Dari Ihram Dan Perintah Supaya Menyempurnakannya |
| Bab Harus Mengerjakan Haji Tamattu' |
| Bab Keterangan Tentang Orang Yang Mengerjakan Haji Qiran, Tidak Boleh Bertahallul Melainkan Pada Waktu Tahalul Haji Ifrad |
| Bab Keterangan Tentang Harus Bertahalul Kerana Ada Alasan Dan Harus Melakukan Haji Qiran |
| Bab Mengerjakan Ibadat Haji Dan Umrah Secara Ifrad Dan Qiran |
| Bab Melakukan Tawaf Dan Saie Bagi Orang Yang Berihram Haji Setelah Tiba Di Kota Mekah |
| Bab Orang Yang Telah Melakukan Tawaf Di Baitullah Dan Bersaie Kekal Di Dalam Ihram Tanpa Bertahallul |
| Bab Hukum Berihram Umrah Dalam Bulan Haji Iaitu Haji Tamattu' |
| Bab Harus Melakukan Umrah Pada Bulan bulan Haji |
| Bab Mengalungkan Dan Menandakan Binatang Korban Sewaktu Berihram |
| Bab Bergunting Sewaktu Mengerjakan Ibadat Umrah |
| Bab Niat Dan Bacaan Talbiah Nabi s.a.w Serta Waktu Menyembelih Binatang Korban |
| Bab Keterangan Tentang Jumlah Ibadat Umrah Dan Waktunya Yang Telah Dilakukan Oleh Nabi s.a.w |
| Bab Kelebihan Umrah Pada Bulan Ramadan |
| Bab Disunatkan Memasuki Kota Mekah Melalui Dataran Tinggi Dan Keluar Melalui Dataran Rendah Serta Memasukinya Tidak Melalui Jalan Yang Sama |
| Bab Disunatkan Menginap Di Zu Tuwa Ketika Ingin Memasuki Mekah, Begitu Juga Disunatkan Mandi Terlebih Dahulu Serta Masuk Ke Kota Itu Pada Siang Hari |
| Bab Disunatkan Berlari lari Anak Ketika Tawaf Umrah Dan Tawaf Pertama Dalam Ibadat Haji |
| Bab Disunatkan Mengusap Dua Rukun Yamani Dan Dua Rukun Lagi Tidak Disunatkan Mengusapnya |
| Bab Disunatkan Mengucup Hajarulaswad Ketika Tawaf |
| Bab Diharuskan Tawaf Dengan Menunggang Unta Dan Sebagainya Serta Mengucup Hajarulaswad Dengan Isyarat Menggunakan Tongkat Yang Berkepala Bengkok Atau Seumpamanya Bagi Orang Yang Menunggang Binatang |
| Bab Keterangan Tentang Bersaie Di Antara Safa Dan Marwah Merupakan Salah Satu Dari Rukun Rukun Haji Serta Tidak Sah Tanpa Melakukannya |
| Bab Disunatkan Sentiasa Membaca Talbiah Bagi Orang Yang Mengerjakan Haji Sehinggalah Tiba Waktu Melontar Di Jamratul Aqabah Pada Hari Raya Korban |
| Bab Bertalbiah Dan Bertakbir Ketika Berangkat Dari Mina Menuju Ke Arafah Pada Hari Arafah |
| Bab Berangkat Dari Arafah Menuju Ke Muzdalifah Dan Disunatkan Sembahyang Maghrib Dan Isyak Secara Jamak Di Muzdalifah Pada Malam Tersebut |
| Bab Disunatkan Menyegerakan Sembahyang Subuh Pada Hari Raya Korban Di Muzdalifah, Terutamanya Setelah Yakin Masuk Waktu Fajar |
| Bab Melontar Di Jamrah Aqabah Dari Perlembahan Wadi Dan Menjadikan Kota Mekah Berada Di Sebelah Kirinya Serta Bertakbir Pada Setiap Lontaran |
| Bab Mencukur Rambut Lebih Baik Dari Memotongnya Walaupun Diharuskan Memotongnya |
| Bab Orang Yang Mencukur Rambut Sebelum Menyembelih Korban Dan Orang Yang Menyembelih Sebelum Melontar |
| Bab Sunat Melakukan Tawaf Ifadhah Pada Hari Raya Korban |
| Bab Disunatkan Berhenti Seketika Dan Mendirikan Sembahyang Di Daerah Muhassab Pada Hari Nafar |
| Bab Wajib Bermalam Di Mina Pada Malam Hari Tasyrik. Diberi Kelonggaran Kepada Ahli Siqayah Iaitu Orang Yang Berkepentingan Mencari Air Untuk Meninggalkannya |
| Bab Menyedekahkan Daging Korban, Kulit Dan Perhiasannya |
| Bab Berkongsi Binatang Korban. Setiap Ekor Lembu Dan Unta Dibahagi Tujuh Bahagian |
| Bab Menyembelih Unta Dalam Keadaan Berdiri Dan Terikat |
| Bab Harus Menunggang Unta Yang Akan Dijadikan Korban Bagi Orang Yang Memerlukannya |
| Bab Wajib Melakukan Tawaf Wida' Kecuali Bagi Wanita Yang Datang Haid |
| Bab Sunat Memasuki Kaabah Bagi Jemaah Haji Dan Bukan Jemaah Haji Serta Sunat Sembahyang Di Dalamnya Dan Berdoa Di Setiap Sudutnya |
| Bab Keruntuhan Kaabah Dan Pembinaannya |
| Bab Haji Bagi Orang Yang Tidak Mampu Disebabkan Sakit Yang Berterusan, Terlalu Tua Dan Seumpamanya Atau Kematian |
| Bab Kewajipan Mengerjakan Ibadat Haji Hanya Sekali Seumur Hidup |
| Bab Wanita Hendaklah Musafir Bersama Mahramnya Samada Untuk Mengerjakan Ibadat Haji Atau Sebagainya |
| Bab Doa Yang Dibaca Ketika Pulang Dari Musafir Mengerjakan Ibadat Haji Atau Sebagainya |
| Bab Tentang Berhenti Seketika Di Daerah Zul Hulaifah Mendirikan Sembahyang Ketika Seseorang Pulang Dari Mengerjakan Ibadat Haji Atau Ibadat Umrah |
| Bab Tidak Boleh Bagi Orang Musyrik Mengerjakan Haji Di Baitullah Dan Tawaf Dalam Keadaan Telanjang Di Baitullah Dan Penjelasan Tentang Hari Haji Akbar |
| Bab Kelebihan Ibadat Haji, Umrah Dan Hari Arafah |
| Bab Singgah Di Mekah Bagi Jemaah Haji Dan Masalah Pewarisan Beberapa Buah Rumah Di Mekah |
| Bab Tempoh Paling Lama Tinggal Di Mekah Bagi Jemaah Haji Yang Telah Selesai Mengerjakan Ibadah Haji Dan Umrah Ialah Selama Tiga Hari |
| Bab Perkara perkara Yang Haram Dilakukan Ketika Berada Di Mekah, Memburu, Mencabut Rumput Dan Pokok, Mengambil Barang Yang Ditemui Di Sana, Kecuali Bagi Orang Yang Ingin Mengumumkannya |
| Bab Harus Masuk Ke Kota Mekah Tanpa Memakai Ihram |
| Bab Galakan Supaya Tetap Tinggal Di Madinah Dan Bersabar Di atas Segala Penderitaan Yang Terjadi Di Kota Itu |
| Bab Kota Madinah Terpelihara Dari Penyakit Taun Dan Dajal |
| Bab Kota Madinah Akan Terhindar Dari Segala Kejahatan Dan Keburukan |
| Bab Sesiapa Yang Berniat Jahat Terhadap Penduduk Kota Madinah Allah Akan Memusnahkannya |
| Bab Galakan Supaya Mencintai Kota Madinah Ketika Peristiwa Pembukaan Beberapa Kota Lain |
| Bab Kota Madinah Jika Ditinggalkan Oleh Penduduknya |
| Bab Tempat Yang Berada Di Antara Makam Dan Mimbar Adalah Di Antara Taman taman Syurga |
| Bab Bukit Uhud Mencintai Kami Iaitu Orang orang Mukmin Dan Kami Juga Mencintainya |
| Bab Kelebihan Mendirikan Sembahyang Di Dalam Dua Buah Masjid Iaitu Masjid Di Mekah Dan Di Madinah Iaitu Masjid Nabi |
| Bab Tidak Digalakkan Bersusah Payah Musafir Untuk Sembahyang Kecuali Menuju Ke Tiga Buah Masjid |
| Bab Kelebihan Masjid Quba' dan Kelebihan Mendirikan Sembahyang Di Dalamnya Serta Kelebihan Menziarahinya |